Tuesday, January 6, 2026

Refleksi Webinar: Merajut Damai Melalui Kata

"Menata Kata, Menebarkan Cinta: Mempromosikan Kolaborasi Lintas Iman dalam Melawan Ujaran Kebencian"

Partisipasi dalam webinar internasional yang diselenggarakan pada 17 Juni 2025 lalu bukan sekadar pemenuhan jam kehadiran, melainkan sebuah perjalanan reflektif tentang bagaimana kita menggunakan instrumen komunikasi dalam kehidupan beragama. Berikut adalah poin-poin refleksi mendalam dari kegiatan tersebut:

1. Kekuatan Kata sebagai Jembatan atau Sekat

Webinar ini menyadarkan kita bahwa di era digital, kata-kata memiliki daya rusak sekaligus daya pulih yang luar biasa. Memilih untuk "menata kata" berarti memilih untuk membangun jembatan pemahaman, bukan mempertebal sekat perbedaan. Ujaran kebencian seringkali bermula dari ketidaktahuan, dan obat utamanya adalah literasi agama yang inklusif.

2. Kolaborasi Lintas Iman: Sebuah Keharusan

Kerja sama antara Kementerian Agama RI, Voice of Istiqlal, Nasaruddin Umar Office, dan Institut Leimena merupakan bukti nyata bahwa perlawanan terhadap kebencian tidak bisa dilakukan sendirian. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa meskipun kita berbeda dalam teologi, kita bersatu dalam nilai kemanusiaan. Cinta adalah bahasa universal yang mampu melampaui batasan dogmatis.

3. Komitmen Pasca-Webinar

Menerima e-sertifikat bukan akhir dari proses belajar. Sebagai peserta, tanggung jawab kita kini adalah:

  • Menjadi Kurator Konten: Memastikan apa yang kita bagikan di media sosial adalah pesan yang menyejukkan.

  • Edukasi Berkelanjutan: Menonton kembali rekaman di YouTube LKLB untuk memperdalam pemahaman yang mungkin terlewat.

  • Aksi Nyata: Mempromosikan dialog damai di lingkungan terkecil kita masing-masing.


Penutup

Terima kasih kepada panitia atas apresiasi dan fasilitasi ilmu yang luar biasa. Semoga literasi beragama yang kita dapatkan mampu menjadikan kita pribadi yang lebih bijak dalam menebarkan cinta di tengah keberagaman Indonesia.

Salam sehat dan salam damai.




No comments: