Friday, January 2, 2026

Antisipasi Cuaca Hujan


Malam Tahun Baru di Nusantara Permai seharusnya hanya tentang riuh tawa dan kepul asap jagung bakar yang menggoda selera. Namun, suasana hangat itu mendadak luruh saat aroma bubuk mercon yang menyengat hidung bercampur dengan hawa dingin yang menusuk tulang. Di bawah rembulan yang menggantung purnama bagai piring perak, sebuah kengerian baru saja menampakkan diri.


Bapak Mujiono berdiri mematung. Cahaya senter di tangannya gemetar, membelah kegelapan dan mendarat tepat pada seonggok mahluk yang seputih kain kafan. Seekor ular raksasa tergeletak diam, tubuhnya yang panjang dan besar tampak seperti sungai salju yang membeku di atas aspal kelam. Sisiknya berkilau pucat, memantulkan cahaya senter dengan tatapan dingin yang mematikan.

Di tengah keheningan yang mencekam—di mana suara jangkrik pun seolah tercekik oleh ketakutan—Pak Mujiono perlahan mengangkat telunjuknya yang kaku.

"Ular itu berasal dari bawah," bisik Pak Mujiono, suaranya parau dan berat seperti menyeret batu.

Beliau menunjuk ke arah aliran drainase besar di jalan utama Perumahan Nusantara Permai. Mulut gorong-gorong yang menganga lebar itu tampak seperti pintu gerbang menuju kegelapan abadi. Air yang mengalir di dalamnya berdesir pelan, seolah membisikkan rahasia tentang apa saja yang bersembunyi di balik beton-beton dingin tersebut.

"Dia merayap keluar dari sana," lanjutnya lagi. Pandangannya terpaku pada lubang drainase yang kini terlihat seperti mata raksasa yang mengawasi dalam diam. Drainase besar itu bukan lagi sekadar saluran air, melainkan sebuah labirin gelap tempat sang penghuni putih ini bersemayam.

Ketegangan semakin memuncak saat lidah ular itu berkelebat tipis bagai kilat tanpa suara. Angin malam yang berembus terasa semakin menggigit kulit, membawa bau tanah basah dari dalam selokan. Malam pergantian tahun di Blok C tak lagi sama; suka cita itu kini tertimbun oleh bayang-bayang putih yang merayap keluar dari rahim drainase, menyisakan misteri yang membuat setiap langkah warga terasa berat dan penuh kewaspadaan.


No comments: