Thursday, June 18, 2020

Persiapan Pembelajaran di Era New Normal (sebuah sumbangan pemikiran)

MTsN 1 Bandar Lampung mempersiapkan diri menghadapi pembelajaran di Era New Normal dengan mengikuti rambu-rambu yang telah ditentukan oleh Kementerian Agama, yaitu dengan mengimplementasikan kurikulum kedaruratan.

Berbagai persiapan tengah dilakukan untuk melaksanakan kegiatan tatap muka (TM)  maupun pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kepala Madrasah telah melakukan rapat online dengan dewan guru untuk mempersiapkan langkah-langkah yang harus dipersiapkan antara lain;

A. Jajaran Pimpinan Madrasah
  1. Mempersiapkan berbagai sarana yang dibutuhkan guna persiapan pelaksanaan pembelajaran di era new normal antara lain; merancang layout tempat duduk di kelas yang menjamin social distancing,  menyediakan sarana untuk pengecekan suhu tubuh, sosialisasi penggunaan masker, penyediaan sarana cuci tangan/hand sanitizer. Sampai saat ini selain kran wudhu yang sudah ada, telah dibangun 8 unit kran cuci tangan, 4 unit berada di area halaman, dan 4 unit di sekitar aula dan ruang guru. 
  2. Mempersiapkan jadual tatap muka dengan memperhatikan social distancing, hanya 300-an siswa yang hadir di madrasah setiap harinya. Sehingga siswa hanya hadir di madrasah selama 2 hari dalam 1 minggu (Senin-Kamis, Selasa-Jumat atau Rabu-Sabtu. Setiap kelas hanya berisi 10-12 siswa dengan durasi belajar selama 4 jam perhari. Selama di rumah mereka melakukan pembelajaran jarak jauh/daring. 
  3. Membentuk TIM IT yang bertugas mempersiapkan konten pembelajaran di LMS E-learning Madrasah.  
  4. Menyiapkan instrument untuk memperoleh data siswa yang dapat/tidak dapat melakukan kegiatan pembelajaran secara online. 
  5. Memiliki surat keterangan sehat (rapid test)
Jumlah SiswaSeninSelasaRabuKamisJum'atSabtu
300
300
300
Tatap Muka
Pembelajaran Jarak Jauh/Daring


B. Guru dan Tim IT
  1. Guru mempersiapkan silabus yang berisi materi esensial pada semester 1 tahun pelajaran 2020-2021.
  2. Guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan silabus yang mencakup materi esensial, langkah pembelajaran, bahan ajar, media, lembar kerja dan alat evaluasi. 
  3. Guru bergabung dengan grup WA orangtua dan siswa sebagai sarana komunikasi
  4. Guru (dibantu oleh Tim IT) mengunggah bahan ajar, media, lembar kerja dan alat evaluasi ke LMS E-learning Madrasah.  
  5. Guru (dibantu oleh Tim IT) memantau aktifitas siswa di LMS E-learning Madrasah. 
  6. Guru/wali kelas/guru BK berkomunikasi dengan orangtua/wali siswa guna memastikan siswa mengikuti kegiatan pembelajaran. 
C. Siswa
  1. Bergabung dengan WA group kelas
  2. Memiliki akses terhadap smartphone/tablet/laptop/PC
  3. Memiliki akses terhadap Televisi
  4. Berada di wilayah dengan jaringan internet memadai
  5. Memiliki kuota yang memadai untuk kegiatan pembelaran.
  6. Memiliki kemauan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran secara online menggunakan LMS e-learning madrasah dan tatap muka.
D. Orang tua/walimurid/komite sekolah
  1. Bergabung dengan WA Walikelas
  2. Memastikan putra-putrinya dalam keadaan sehat dan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran online dan tatap muka.
  3. Menandatangani Nota kesepahaman antara madrasah dengan walimurid  yang memuat point-point kenormalan baru. Kesehatan diri (bawa makan dan minum dari rumah, cek suhu badan), kebersihan (cuci tangan pakai sabun, hand sanitizer), alat perlindungan diri (masker, sarung tangan, face shield), jaga jarak (kapasitas kelas dikurangi hingga 30%-50%  dari kapasitas sesungguhnya. 


-->

No comments: