Minggu pagi, 19 Oktober 2025, suasana di Bambu Kuning Square, Tanjungkarang, terasa sangat berbeda. Sejak pukul 05.19 WIB, ketika langit Bandar Lampung masih menyisakan rona fajar, saya sudah bersiap di garis start. Kali ini, langkah kaki saya bukan sekadar untuk kebugaran pribadi, melainkan bagian dari aksi kemanusiaan dalam ajang Charity Run For Palestine.
Saya Bersama para perlari lainnya merasakan ada getaran semangat yang luar biasa saat melihat ribuan pelari berkumpul dengan tujuan yang sama: "Satu Langkah, Sejuta Doa." Begitu aba-aba dimulai, saya segera mengaktifkan Strava App dan membiarkan kaki melangkah menyusuri jalanan kota yang masih tenang namun penuh energi positif.
Berlari di rute seputaran jantung kota Tanjungkarang memberikan tantangan tersendiri. Saya memilih untuk menjaga ritme yang stabil, menikmati udara pagi yang segar sembari meresapi pesan kemanusiaan yang dibawa dalam setiap kilometer perjalanan. Sepanjang rute dari Bambu Kuning Square dan kembali lagi ke titik yang sama, konsistensi adalah kunci.
Berikut adalah catatan aktivitas lari pagi saya yang terekam di Strava:
Jarak Tempuh: 5,25 km
Waktu: 47 menit 31 detik
Pace Rata-rata: 9:03 /km
Jarak 5,25 kilometer ini saya lalui dengan penuh syukur. Meski peluh mulai membasahi kaos, rasa lelah itu seolah tak berarti dibandingkan dengan pesan solidaritas yang ingin disampaikan melalui kegiatan ini. Kembali masuk ke garis finish di Bambu Kuning Square, saya merasa bangga bisa menuntaskan lari pagi ini dengan kondisi yang bugar.
Setiap tetes keringat pagi ini adalah simbol dukungan dan doa bagi saudara-saudara kita di Palestina. Sebuah langkah kecil dari Bandar Lampung untuk misi kemanusiaan dunia. Mari terus bergerak dan menebar kebaikan!

No comments:
Post a Comment